Menu here

Mengapa Banyak Orang Berubah Jadi Social Media Entrepreneur Sekarang

Di zaman sekarang, hampir semua orang menggunakan media sosial untuk berbagai kepentingan baik untuk mencari teman atapun berjualan. Faktor berjualan inilah yang menyebabkan banyak orang kini berubah menjadi social media entrepreneur, yaitu orang yang memanfaatkan media sosial untuk membangun bisnis atau mencari penghasilan. Mau yang usianya sudah pensiunan ataupun anak-anak muda zaman sekarang, semua bisa memanfaatkan social media untuk berjualan.

Apa alasan di balik tren ini? Mari kita bahas bersama..

Apa Itu Social Media Entrepreneur?

Social media entrepreneur adalah seseorang yang membangun dan menjalankan bisnis dengan menjadikan media sosial sebagai alat utama untuk menjual, memasarkan, dan berinteraksi dengan pelanggan. Mereka bisa menjual produk, jasa, berbagi pengetahuan, bahkan sekadar membangun personal brand.

Mereka memanfaatkan berbagai platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, dan lainnya. Biasanya, mereka memulai dari hobi, lalu berkembang menjadi bisnis sungguhan.

Kenapa Sekarang Banyak Orang Jadi Social Media Entrepreneur?

1. Entry Barrier yang Rendah

Dulu, kalau mau buka usaha harus punya modal besar, toko, dan iklan. Sekarang, hanya dengan smartphone dan kuota internet, siapa pun bisa memulai bisnis di media sosial. Modalnya jauh lebih kecil, bahkan bisa tanpa modal.

2. Semua Orang Pakai Media Sosial

Pengguna media sosial di Indonesia sudah sangat banyak. Hampir semua remaja dan orang dewasa punya akun media sosial. Artinya, pasar yang bisa dijangkau sangat luas. Bisnismu bisa dikenal banyak orang walaupun kamu baru mulai.

3. Cara Promosi yang Mudah dan Efektif

Di media sosial, promosi tidak harus mahal. Bahkan, dengan konten yang menarik dan kreatif, kamu bisa mendapatkan banyak penonton, suka, dan komentar. Konten yang viral bisa mendatangkan pelanggan baru dengan cepat.

4. Gaya Hidup Baru: Cari Uang dari Hobi

Dulu, hobi dan pekerjaan dianggap dua hal yang berbeda. Sekarang banyak orang yang bisa menghasilkan uang dari hobi, seperti membuat video lucu, tutorial, atau sekadar berbagi cerita sehari-hari. Kamu bisa jadi influencer, content creator, atau affiliate marketer.

5. Konsumen Lebih Suka Cari Produk di Media Sosial

Sekarang banyak orang yang mencari produk lewat media sosial, bukan lagi lewat mesin pencari seperti Google. Satu dari empat konsumen lebih suka browsing produk di platform seperti Instagram atau TikTok dulu sebelum membeli.

6. Pengaruh Influencer dan Komunitas

Banyak orang membeli suatu produk karena terinspirasi influencer atau anggota komunitas online. Bahkan, hampir 49% orang mengaku pernah membeli produk gara-gara rekomendasi influencer yang mereka ikuti. Ini membuka peluang besar bagi siapa saja untuk menginspirasi dan mendapatkan penghasilan.

Tren Populer di Dunia Social Media Entrepreneur

1. Video Pendek (Short Video) Sedang Booming

Konten video pendek seperti di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts sangat digemari. Video jenis ini lebih cepat viral karena mudah dikonsumsi dan dibagikan. Orang-orang sekarang lebih suka menonton video singkat dan padat informasi dibandingkan membaca tulisan panjang.

2. Konten “Behind the Scenes”

Banyak brand dan pelaku bisnis kini lebih sering berbagi cerita di balik layar. Mereka memperlihatkan proses pembuatan produk, kegagalan, hingga cerita lucu saat bekerja. Konten seperti ini terasa lebih autentik dan membuat penonton merasa dekat.

3. Influencer Marketing Meluas

Perusahaan kini lebih suka menggandeng micro-influencer (10.000–100.000 followers) daripada selebriti. Micro-influencer biasanya punya komunitas yang lebih solid dan loyal. Bahkan, kalau punya 5.000 followers saja, kamu sudah bisa dapat kerja sama dengan brand.

4. Komunitas Jadi Kunci Sukses

Bedanya audience dan komunitas adalah dari tingkat keterlibatan. Komunitas biasanya lebih setia, saling dukung, dan lebih mudah diajak untuk mencoba produk baru. Para social media entrepreneur sukses selalu aktif membangun dan berinteraksi dengan komunitasnya.

Tips Menjadi Social Media Entrepreneur Sukses

1. Temukan dan Kuasai Niche-mu

Niche adalah topik atau bidang yang kamu tekuni dan kamu suka. Pilih bidang yang kamu kuasai dan diminati orang lain. Makin spesifik, makin mudah kamu membangun komunitas loyal.

2. Konsisten dan Berkualitas

Tidak perlu upload tiap hari, tapi pastikan kontenmu selalu berkualitas dan relevan. Konsistensi membuat orang semakin percaya dan menantikan karya-karyamu.

3. Jangan Takut Eksperimen

Media sosial selalu berubah. Coba berbagai jenis konten, ikut tren, atau bahkan ciptakan tren sendiri! Kamu juga bisa mencoba platform baru yang sedang naik daun.

4. Bangun Hubungan dengan Audiens

Sapa dan balas komentar, buat polling, dan tanyakan pendapat followers-mu. Semakin banyak interaksi, semakin betah audiens di halamanmu.

5. Kumpulkan Data Sendiri

Jangan hanya mengandalkan followers di media sosial. Bangun database sendiri, misalnya dengan mengumpulkan email pelanggan. Ini penting agar tetap bisa terhubung jika suatu saat akunmu bermasalah.

Bukti Nyata: Dari Hobi Jadi Bisnis Besar

Banyak contoh orang biasa yang kini sukses lewat media sosial. Misalnya, Arief Muhammad awalnya di kenal lewat akun Twitter @poconggg, kini sukses sebagai social media entrepreneur dan konten kreator. Ia memiliki berbagai bisnis seperti Oppai Yakitori (franchise makanan), Billionaire’s Project (pakaian), Cakekinian (kue), rumah makan Padang Payukumbuah, dan lainnya.

Contoh lainnya adalah para content creator di bidang seni, game, olahraga, kuliner, bahkan edukasi. Mereka membuktikan bahwa siapa pun bisa sukses jika serius menekuni bidang tertentu dan aktif membangun komunitas.

Tantangan dan Tips agar Tidak Mudah Menyerah

Menjadi social media entrepreneur memang menyenangkan, tapi tetap ada tantangannya, seperti:

  • Persaingan sangat ketat.
  • Ide harus kreatif dan selalu baru.
  • Konsistensi diperlukan.
  • Kadang merasa bosan atau burnout.

Tips agar tetap semangat:

  • Buat jadwal posting yang nyaman untuk dirimu.
  • Gunakan tools seperti scheduler agar posting lebih mudah.
  • Mintalah bantuan AI jika kehabisan ide konten, misalnya generator ide blog.
  • Jangan takut untuk mempromosikan dirimu sendiri. Semakin sering kamu share karyamu, semakin banyak peluang yang datang[^1].

Jadi, siapa saja bisa memulai ya, termasuk kamu! Jadi, jangan takut untuk mengekspresikan diri dan membangun karya lewat media sosial. Siapa tahu, kamu bisa jadi social media entrepreneur berikutnya!