Menu here

Bagaimana Menulis Artikel Dengan Tujuan Penjualan

Menulis artikel dengan tujuan penjualan bukan hanya tentang membuat tulisan panjang yang informatif. Lebih dari itu, setiap kata, paragraf, hingga judul yang kamu buat, harus bisa menarik perhatian pembaca dan mendorong mereka untuk melakukan aksi, seperti membeli produk, registrasi newsletter, atau sekadar mencari tahu lebih lanjut tentang produk yang kamu tawarkan.

Dalam panduan ini, kamu akan belajar cara menulis artikel yang fokus pada penjualan dengan bahasa yang mudah dipahami, bahkan oleh anak sekolah menengah. Yuk, simak langkah-langkah dan tipsnya!

Kenali Dulu Siapa Pembacamu

Hal pertama dan paling penting dalam menulis artikel dengan tujuan melakukan penjualan adalah mengenal target pembaca. Mengapa ini penting? Karena jika kamu tahu siapa yang akan membaca artikelnya, kamu bisa menuliskan isi yang sesuai dengan kebutuhan dan bahasa sehari-hari mereka.

Tips mengenal pembaca:

  • Cari tahu umur, jenis kelamin, dan minat mereka.
  • Bayangkan masalah apa yang sering mereka alami dan solusi apa yang mereka cari.
  • Contoh: Jika kamu menjual perlengkapan sekolah, targetmu adalah siswa dan orang tua.

Buat Judul yang Bikin Penasaran

Judul adalah hal pertama yang dilihat pembaca. Judul yang menarik bisa membuat orang penasaran lalu membaca artikelmu sampai habis. Hindari kalimat yang terlalu umum seperti “Artikel tentang Sepatu Bagus”. Lebih baik gunakan judul spesifik, misalnya:
“5 Alasan Sepatu Ini Bikin Jalan ke Sekolah Lebih Nyaman dan Keren!”.

Ciri-ciri judul yang ampuh:

  • Mengandung angka (“7 Tips…”, “3 Cara…”)
  • Menyebutkan manfaat (“Tips Hemat Uang Jajan Setiap Hari”)
  • Pakai pertanyaan (“Mau Tahu Cara Mudah Belajar Matematika?”)

Mulai dengan Cerita yang Dekat dengan Pembaca

Setelah judul, gunakan paragraf pembuka yang “mengena”, misalnya dengan menceritakan kisah relatable atau pengalaman yang pernah kamu alami.

Contoh pembukaan:

“Bayangin kalau kamu bisa menghasilkan uang setiap harinya tanpa harus panas-panasan di luar secara otomatis. Seru kan?”

Cerita seperti ini membuat pembaca merasa, “Wah, ini solusi bagi gw banget nih!”.

Jelaskan Manfaat Produk, Jangan Hanya Fitur

Saat menulis artikel penjualan, fokus pada manfaat yang akan diterima pembaca, bukan sekadar menyebutkan fitur produk.
Fitur: “Botol minum ini punya filter air.”
Manfaat: “Kamu bisa minum air bersih di mana saja tanpa takut sakit perut!”.

Beritahu pembaca apa keuntungan yang mereka dapatkan.

Pakai Bahasa yang Mudah dan Subjudul yang Jelas

Bahasa tulisan harus sederhana, santai, dan mudah dibaca. Hindari kata-kata teknis yang susah dipahami. Pakai juga subjudul agar topik lebih rapi dan pembaca mudah menemukan informasi yang mereka cari.

Tips:

  • Tulis dengan kalimat pendek.
  • Paragraf sebaiknya 2-4 kalimat saja.
  • Pakai bullet atau penomoran jika ada daftar.

Beri Bukti dan Testimoni

Pembaca zaman sekarang lebih kritis. Mereka tidak gampang percaya begitu saja. Maka, berikan bukti seperti:

  • Testimoni pelanggan
  • Data penjualan
  • Hasil riset sederhana

Contoh testimoni:

“Aku sudah pakai sepatu ini selama 3 bulan. Sekarang kakiku nggak pernah pegal lagi!” – Dita, 14 tahun

Sisipkan gambar, tabel atau infografis sederhana

Visual membantu pembaca memahami isi tulisanmu. Misalnya, gambar sebelum-sesudah pakai produk, atau tabel perbandingan harga. Jangan lupa untuk memberikan keterangan pada gambar agar pembaca tahu maknanya.

Buat Call-To-Action (Ajakan Bertindak) yang Jelas

Setelah semua penjelasan, ajak pembaca untuk bertindak. Bertindak di sini tidak harus langsung membeli, bisa juga mengisi form, klik link, atau menonton video.

Contoh Call-To-Action:

  • “Tertarik mencoba sepatu ini? Klik tombol di bawah untuk info selengkapnya.”
  • “Yuk, checkout sekarang karena lagi ada promo spesial!”

Jangan membuat ajakan bertindak ini terasa memaksa. Buatlah seolah-olah memberi pilihan menarik pada pembaca.

Optimalkan dengan SEO Sederhana

Supaya artikelmu mudah ditemukan di Google, gunakan kata kunci yang sesuai dengan produk/jasa yang kamu tawarkan. Letakkan kata kunci di judul, subjudul, dan beberapa kali di isi artikel.
Contoh kata kunci: “sepatu sekolah nyaman”, “botol minum anti bocor”.

Rangkuman: Checklist Menulis Artikel Penjualan yang Efektif

LangkahKeterangan
Kenali pembacaPahami siapa yang baca dan butuh apa
Judul menarikGunakan kata kunci & manfaat
Awali dengan cerita dekat pembacaBuat pembaca merasa terhubung
Sampaikan manfaatJelaskan keuntungan produk
Bahasa mudahGunakan bahasa santai dan sederhana
Berikan buktiSertakan testimoni atau data
VisualSisipkan gambar atau tabel pendukung
Call to actionAjak pembaca melakukan aksi
SEO dasarPakai kata kunci yang pas

Menulis artikel dengan tujuan penjualan memang punya tantangan tersendiri. Kuncinya adalah memahami pembaca, memakai bahasa yang mudah, dan menonjolkan manfaat produk. Jangan lupa, setiap artikel penjualan harus ada ajakan aksi yang jelas dan tidak memaksa.

Terakhir, sering-seringlah membaca artikel penjualan serupa, simpan, review dan latihan. Semakin sering kamu menulis, kamu akan makin mudah membuat artikel yang dapat meningkatkan penjualan. Selamat mencoba dan semoga toko onlinemu makin laris!